Senin, 02 Juni 2014

yang pro jokowi

Merdeka.com - Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) La Ode Ida menegaskan penerapan politik elitis yang digunakan Prabowo-Hatta tak berlaku menghadapi Jokowi yang merakyat. Maka bukan tak mungkin, rakyat bakal menjauhi politik 'kaum atas' yang digunakan Prabowo-Hatta.

"Bukan mustahil sejarah akan kembali terulang dan politik elitis akan dijauhi rakyat. Kita lihat saja," ujar Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ini dalam pernyataan rilis yang diterima wartawan, Selasa (27/5).

La Ode menyatakan sekelompok elite bekerja sama untuk menyerang bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi). Nama Jokowi berusaha dijatuhkan menjelang pemilu presiden (Pilpres) 2014.

La Ode menambahkan, situasi serupa pernah dialami Jokowi saat pemilu gubernur DKI Jakarta dua tahun lalu. Ketika Jokowi yang maju sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta diserang beramai-ramai oleh kelompok elite.

"Politik keroyok terhadap Jokowi agaknya akan kembali terulang seperti saatnya terjadi pada Pilgub DKI Jakarta," kata La Ode.

Namun aksi pengeroyokan terhadap Jokowi kali ini dilakukan pada saat tingkat keterpilihannya jauh lebih tinggi dari lawannya, Prabowo Subianto.

"Saat cagub DKI, survei Jokowi jauh lebih rendah ketimbang Foke (Fauzi Bowo), sang petahana. Tapi kali ini survei Jokowi masih jauh di atas ketimbang Sang Contender dan tak ada petahana, meski pun ada semangat pihak Susilo Bambang Yudhoyono ke Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa," kata La Ode

Tidak ada komentar:

Posting Komentar